BANGKOK – Jet tempur Thailand dilaporkan mengebom sedikitnya lima kasino di wilayah Kamboja yang diduga menjadi markas perjudian dan pusat penipuan daring pada Senin (8/12/2025), menyusul pecahnya kembali pertempuran di perbatasan kedua negara.
Militer Thailand menyatakan lokasi-lokasi tersebut digunakan untuk kepentingan militer, termasuk penempatan pasukan, peluncuran drone, dan penyimpanan roket BM-21. Serangan udara dilaporkan terjadi di sedikitnya tiga provinsi, termasuk Oddar Meanchey, Pursat, dan Preah Vihear.
Pejabat Kamboja mengatakan tembakan Thailand menghantam Kasino O’Smach di Oddar Meanchey pada Senin, menewaskan seorang petugas keamanan dan melukai lima orang lainnya, termasuk warga negara China dan Myanmar. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga asing melarikan diri dari kompleks yang diduga pusat penipuan daring.
Militer Thailand pada Selasa (9/12/2025) mengonfirmasi pengerahan jet tempur Saab JAS 39 Gripen untuk menyerang sejumlah target, termasuk Royal Hill Resort dan Sai Taku Resort, yang disebut sebagai pusat penipuan daring.
Konflik di perbatasan Thailand–Kamboja dilaporkan telah memaksa sekitar 500.000 warga mengungsi. Thailand juga menolak tawaran mediasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kamboja dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai pusat penipuan daring dan perdagangan manusia. Pemerintah Kamboja membantah keterlibatan negara, sementara pengamat memperingatkan kemungkinan masih adanya korban perdagangan manusia di lokasi-lokasi yang diserang.

